Tampilkan postingan dengan label KELAS XII. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KELAS XII. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Februari 2021

PERANG TELUK 1

 PERANG TELUK 1


Perang Teluk I adalah bentuk konfrontasi politik dan militer yang melibatkan Irak dan Iran.

Perang ini berlangsung pada tahun 1980 hingga 1988 di kawasan Teluk Persia. Oleh karena itu, perang antara Irak dan Iran sering disebut sebagai Perang Teluk I.

Terjadinya Perang Teluk I antara Irak dan Iran disebabkan oleh adanya masalah yang kompleks dan saling berkaitan antara kedua negara. Beberapa faktor yang menjadi latar belakang Perang Teluk I, yaitu:

·         Adanya konflik antara etnis Arab (Irak) dan etnis Persia (Iran)

·         Konflik antara mazhab Sunni (Irak) dan Syiah (Iran)

·       Pengaruh konflik sejarah kedinastian besar Islam antara dinasti Umayyah dan Abasiyyah

·         Presiden Irak (Saddam Husein) menentang Revolusi Islam di Iran karena dianggap dapat menyebabkan instabilitas ekonomi dan politik di Irak

·         Sengketa wilayah perbatasan negara antara Irak dan Iran

 Dampak Perang Teluk I Perang Teluk I berakhir ketika Dewan Keamanan PBB mengeluarkan   resolusi yang berisi tuntutan gencatan senjata antara Irak dan Iran. Pada 17 Juli 1988, Irak dan  Iran menyetujui resolusi PBB dan secara resmi Perang Teluk I berakhir.

Perang Teluk I membawa dampak yang besar bagi aspek sosial, ekonomi dan politik masyarakat internasional, sebagai berikut:

·         Menyebabkan fluktuasi harga minyak dunia

·         Terjadinya krisis politik dan sosial di kawasan Timur Tengah

·         Terganggunya pelayaran internasional di kawasan Teluk Persia

Menyebabkan kerugian sekitar 300.000.000.000 Dollar Amerika Serikat

KLIK LINK SOAL DIBAWAH INI!

Selasa, 09 Februari 2021

Runtuhnya Jerman Timur

 

Runtuhnya Jerman Timur

 


Kronologis Runtuhnya Jerman Timur:

·         Perang Dunia II Berakhir dengan kekalahan Jerman, Jepang dan Italia.

·         Jerman dibagi atas dua wilayah berdasarkan perjanjian berdasarkan Konferensi Konferensi Yalta. Dari Konferensi ini Jerman Timur di bawah Uni Soviet dan Jerman Barat berada di bawah  Amerika Serikat, Britania Raya, dan Prancis.

·         Setelah Perang Dunia II berakhir, Dunia memasuki Perang Ideologi Yang disebut Perang Dingin.

·         Pada 7 Oktober 1949 Jerman Timur resmi mendirikan negara bernama Deutsche Demokratische Republik (Republik Demokratik Jerman) berhaluan Komunis.

·         Pada 23 Mei 1949 Jerman Barat mendirikan Negara bernama Bundesrepublik Deutschland (Republik Federal Jerman) berhaluan liberal-kapitalis.

·         Jerman Timur berusaha menyerang Jerman Barat sampai pada saat pendirian Tembok Berlin 1961

·         Pada saat Tembok Berlin sudah berdiri warga negara Jerman mulai merasa tidak nyaman dengan adanya sekat yang membatasi antara Jerman Timur dan Jerman Barat. Ketidaknyamanan ini sangat dirasakan oleh masyarakat Jerman Timur karena melihat kehidupan di wilayah Jerman Barat lebih sejahtera.

·         Kekesalan ini meledak pada 4 November 1989 dimana warga Jerman Timur dan Jerman Barat meminta dibubarkannya Jerman Timur dan diruntuhkannya Tembok Berlin

·         9 November 1989 Tembok Berlin runtuh dan menjadi awal bagi negara Jerman untuk mendirikan Negara Independen yang lepas dari pengaruh ideologi Perang dingin yang telah membuat masyarakat Jerman menderita.

·         3 Oktober 1990 Jerman berhasil mendirikan sebuah negara Independen tanpa dipengaruhi perang Dingin. Negara ini berdiri berdasarkan hasil rapat antara parlemen dari Jerman Barat dan Jerman Timur.

K             KLIK LINK SOAL DIBAWAH INI!

               https://forms.gle/uAqKpTasjTpQACiG7

Selasa, 26 Januari 2021

RUNTUHNYA USSR

 

RUNTUHNYA USSR


Rusia pernah bergabung dengan negara-negara lainnya dalam satu wilayah yang disebut dengan Union of Soviet Socialist Republics (USSR) atau lebih kita kenal dengan Uni Soviet. Meski saat itu menjadi negara paling luas dan berada di masa jayanya, mereka harus menghadapi perpecahan USSR.

Munculnya USSR berawal dari Revolusi Rusia pada tahun 1917. Wilayah Rusia saat itu dipimpin oleh Nicholas II hingga Maret 1917. Rakyat saat itu meragukan pemerintahannya karena Rusia telah kalah di Perang Dunia I dan dianggap otoriter. Setelah Nicholas II turun, ada pemerintahan sementara yang dipimpin oleh Alexander Kerensky. Meski begitu, pemerintahan ini dinilai lambat mewujudkan cita-cita rakyat Rusia. Hingga akhirnya pada 1972-1921, terjadi perang sipil.

Keberhasilan Vladimir Lenin bersama dengan Partai Bolshevik dalam memimpin revolusi, selain berhasil menggulingkan pemerintahan Kerensky, juga berhasil memimpin rakyat dalam perang tersebut. Partai Bolshevik sendiri merupakan partai sosial-demokratis bagi para pekerja dan buruh dengan ideologi Marxisme-Leninisme.

Dengan naiknya Lenin sebagai pemimpin, ideologi partai yang merupakan partai komunis pun semakin menyebar. Pada 1922 terjadi perjanjian antara Rusia, Ukraina, Belarusia, dan Transcaucasia (sekarang Georgia, Armenia, dan Azerbaijan) dan terbentuklah USSR. Setelah Lenin, kepemimpinan Pemerintahan Lenin kemudian digantikan oleh Joseph Stalin yang melakukan kebijakan politik tirai besi. Di masa pemerintahan Stalin banyak negara-negara di Eropa Timur bergabung dalam Uni Soviet.

Perpecahan USSR

Selama tahun 1960-1970-an, partai komunis, yang saat itu memegang kekuasaan tertinggi di USSR, terus mengumpulkan kekayaan dan kekuatan. Partai terus memajukan industrialisasi, meski di balik semua itu, ada rakyat yang kelaparan dan tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya. Hal ini dilihat oleh para anak muda dan mereka memberontak. Pemberontakan itu dengan cara penolakan terhadap ideologi komunis.

Selain perlawanan dari dalam, Uni Soviet juga mengalami serangan dari luar terutama segi ekonomi. Pada 1980, Ronald Reagen, presiden Amerika Serikat, mengisolasi ekonomi USSR dan mengontrol harga minyak ke harga terendah, sementara USSR saat itu adalah salah satu penghasil minyak dan gas dunia. Akibat hal-hal ini, USSR kehilangan kekuatannya di Eropa timur.

Pada 1980-1990-an, pemimpin USSR, Mikhail Gorbachev, menerapkan pemikirannya tentang pembaharuan USSR. Pemikirannya itu dilatarbelakangi oleh kondisi USSR yang tidak berkembang dan kemerosotan ekonomi. Pemikiran-pemikiran tersebut tentunya mendapat pertentangan karena dinilai bertolak belakang dengan ideologi komunisme. Salah satu penentangnya adalah kelompok konservatif di Moskow. Kelompok konservatif yang dipimpin Gennadi Yanayev adalah kelompok yang menentang reformasi dan ingin mempertahankan komunisme. Kudeta tersebut digagalkan oleh Boris Yeltsin, pemimpin kelompok radikal yang mendukung reformasi dan ingin meninggalkan komunisme.

Meskipun Gorbachev selamat dari konflik dan nama Yeltsin semakin dikenal dalam politik USSR, nyatanya kondisi politik USSR semakin tidak stabil. Banyak negara bagian USSR yang ingin melepaskan diri dan menjadi negara merdeka. Hal ini berakibat pada perpecahan USSR pada 8 Desember 1991. Selain itu, Gorbachev pun akhirnya mengundurkan diri sebagai Presiden USSR pada 25 Desember 1991. Di masa akhirnya, yang masih bertahan dalam USSR adalah negara yang mengawali pembuatan USSR; Rusia, Ukraina, Belarusia, dan Transcaucasia.

Perpecahan USSR sebagai negara komunis adidaya pun melemahkan kekuasaan komunis secara internasional. Hal itu sekaligus menandai berakhirnya Perang Dingin antara USSR dan Amerika Serikat. Meski USSR telah tidak ada, menurut Crane Brenton dalam karyanya Anatomy of Revolutions, keberadaan USSR adalah contoh keberhasilan ideologi Marxis-Leninis yang diwujudkan menjadi negara.


KLIK LINK SOAL DIBAWAH INI!

https://forms.gle/jawiYsfxyTn1e6XH9

Selasa, 19 Januari 2021

Hapusnya Apherteid di Afrika Selatan

 

Hapusnya Apherteid di Afrika Selatan

 

Apartheid adalah tentang segregasi rasial. Ini menyebabkan diskriminasi politik dan ekonomi yang memisahkan Hitam (atau Bantu), Berwarna (ras campuran), India dan Afrika Selatan Putih. Diskriminasi rasial mulai dipraktekan sejak tahun 1910, ketika masyarakat turunan Eropa di Afrika Selatan ( Partai Afrikaner ) mendirikan Uni Afrika Selatan. Pada tahun 1948

Politik Apartheid di Afrika Selatan mengundang reaksi perlawanan baik di dalam negeri maupun forum internasional. Perlawanan di dalam negeri terutama muncul dari warga kulit hitam sebagai mayoritas. Perlawanan itu dipelopori oleh ANC (African National Congress) dan UDF (United Democratic Front), ANC dipimpin oleh Nelson Mandela dan UDF dipimpin oleh Uskup Desmond Tutu.

Tanda – tanda berakhirnya Apertheid di Afrika Selatan mulai tampak saat Frederick Willem de Klerk  menjadi Persiden. Saat pengambilan sumpah jabatan di Pretoria, ia menjajikan reformasi kebijakan rasial. Reformasi tersebut setahap demi setahap berkembang menjadi penghapusan Apertheid. 

Kronologi berakhirnya Apertheid sebagai berikut.

a.   Pada tanggal 6 September 1989, pemerintah mengesahkan partai – partai baru yang didirikan oleh kalangan demonstan anti-apertheid.

b.   Pada bulan Februari 1990, Pemerintah telah menghapus undang-undang yang melarang ANC dan organisasi politik lainnya. Kemudian, Pemerintah membebaskan tokoh karismatik ANC, Nelson Mandela

c.   Pada bulan Mei 1990, untuk pertama kalinya Pemerintahkan melangsungkan perundingan resmi dngan ANC, dan menghasilkan kesepakatan dibentuknya undang – undang non rasial.

d.   Pada bulan Juli 1990, Pemerintah menghapus keadaan darurat perang, undang – undang pemisahan penggunaan fasilitas umum.

e.   Pada bulan Agustus 1990, setelah sekian lama mengambil sikap militan, ANC setuju menghentikan perjuangan.

f.    21 Februari 1991, pemerintah menghapus tiga undang –undang landasan utama Apertheid, yaitu :

1).   Land Acts, undang – undang yang melarang warga kulit hitam memliki tanah diluar kediaman yang telah ditentukan.

2).   Group Areas Act, undang – undang yang mengatur pemisahan tempat tinggal warga kulit putih dn kulit hitam.

3).   Population Registration Act,undang – undang yang mewajibkan warga kulit hitam untuk mendaftarka diri menurut kelompok suku masing – masing.

Penghapusan  ketiga undang – undang  itu membuka jalan bagi dihapuskannya sama sekali apertheid dari kehidupan sosial Afrika Selatan.

KLIK LINK SOAL DIBAWAH INI!

https://forms.gle/6a5wKgjag9gdW15L8


Minggu, 10 Januari 2021

RUNTUHNYA VIETNAM SELATAN

 

RUNTUHNYA VIETNAM SELATAN


Perpecahan Vietnam berawal dari politik Perancis yang ingin mendirikan negara -- negara boneka di Indocina. Salah satu negara boneka itu adalah Vietnam Bao Dai. Bao Dai adalah Raja Annam dari dinasti yang sejak lama memerintah Annam. Sebagian besar rakyat enggan mengakui Bao Dai sebagai raja, tetapi pemerintah Bao Dai diakui dan didukung oleh Amerika Serikat dan Inggris. Sementara itu, pihak Rusia dan Republik Rakyat Cina mengakui Republik Demokrasi Vietnam yang dipimpin Ho Chi Minh

Perjanjian di Genewa pada 20 Juli 1954 menghasilkan keputusan pembagian wilayah Vietnam atas Vietnam Utara dan Vietnam Selatan. Namun, Ho Chi Minh tidak mau menerima hasil Perjanjian Genewa. Menurutnya pembentukan Vietnam Selatan sebagai penghalang tercapainya persatuan seluruh Vietnam. Akibatnya, terjadilah perang saudara di Vietnam. Perang terjadi antara Vietnam Utara yang didukung Republik Rakyat Cina dan Vietnam Selatan yang didukung oleh Amerika Serikat, perang itu dikenal sebagai Perang Vietnam yang berlangsung dari 1957 hingga 1975.

Perang Vietnam berakhir setelah jatuhnya ibu kota Vietnam Selatan, Saigon, ke tangan Tentara Rakyat Vietnam atau Vietcong. Pada 29 April 1975, pasukan Vietnam Utara yang dipimpin Jenderal Van Dien Dung melancarkan serangan ke kota Saigon. Sedangkan pasukan Vietnam Selatan dipimpin oleh Jenderal Nguyen Van Toan tidak mampu menghadapi serangan yang diarahkan ke objek -- objek vital di Saigon.

Pasukan Vietnam Utara bahkan dapat mengibarkan bendera mereka di istana kepresidenan Vietnam Selatan. Pada tanggal 30 April 1975, Presiden baru Vietnam Selatan, Duong Van Minh menyatakan menyerah tanpa syarat kepada Vietkong. Dan nama Saigon diubah menjadi Ho Chi Minh City, sesuai dengan nama Presiden Vietnam Utara.

Menjelang jatuhnya kota Saigon, Amerika Serikat melakukan evakuasi besar-besaran bagi warga negara dan penduduk Vietnam Selatan, evakuasi tersebut bernama operasi Frequent Wind. Setelah jatuhnya pemerintah Vietnam Selatan, kedua negara ini secara resmi bersatu pada tanggal 2 Juli 1976 menjadi sebuah negara bernama Republik Sosialis Vietnam atau dikenal Vietnam.

 KLIK LINK SOAL DIBAWAH INI!

https://forms.gle/GQVnNPc1spF5yvmp8

Selasa, 03 November 2020

GERAKAN NON BLOK ( GNB )

          

GERAKAN NON BLOK ( GNB )


Gerakan Non Blok merupakan organisasi internasional, terdiri dari 100 negara. Negara tersebut tidak memiliki ikatan dengan negara lain untuk tujuan politik.


Ada dua hal yang mencakup tujuan Gerakan Non Blok. Indonesia bisa dikatakan mempunyai peran sangat penting dalam proses kelahiran organisasi Gerakan Non Blok (GNB). Organisasi ini lahir dilatarbelakangi oleh kekhawatiran para pemimpin negara dunia ketiga. Khususnya dari Asia dan Afrika terhadap munculnya ketegangan dunia saat itu.

Hal tersebut karena adanya persaingan antara Blok Timur dan Blok Barat. Dengan dipelopori oleh lima pemimpin negara antara lain Indonesia, India, Pakistan, Burma serta Sri lanka, pertemuan pertama di Kolombo (Sri lanka) diselenggarakan pada tanggal 28 April – 2 Mei 1952. Kemudian dilanjutkan pertemuan di Istana Bogor pada tanggal 29 Desember 1954. Dua konferensi ini menjadi cikal bakal adanya Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Bandung di mana menjadi awal lahirnya Gerakan Non Blok (GNB)


Tujuan dari organisasi ini adalah untuk menjamin kemerdekaan, kedaulatan, dan keamanan.
Gerakan Non Blok berdiri saat diselenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) I GNB di Beograd, Yugoslavia pada 1-6 September 1961. Kata Non-Blok diperkenalkan pertama kali oleh Perdana Menteri India, Nehru dalam pidatonya pada 1954 di Colombo, Sri Lanka.

Ada 5 pilar yang digunakan sebagai pedoman, hal ini digunakan sebagai basis dari Gerakan Non-Blok. Berikut 5 prinsip tersebut :

1. Saling menghormati integritas teritorial dan kedaulatan.

2. Perjanjian non-agresi (perjanjian tanpa perang).

3. Tidak mengintervensi urusan dalam negeri, negara lain.

4. Kesetaraan dan keuntungan bersama

5. Menjaga perdamaian.

Gerakan ini digagas 5 pemimpin dunia seperti Josip Broz Presiden Yugoslavia, Sukarno Presiden Indonesia, Gamal Abdul Nasser Presiden Mesir, Pandit Jawaharlal Nehru Presiden India, dan yang terakhir Kwame Nkrumah dari Ghana.

KLIK LINK SOAL DIBAWAH INI!

https://forms.gle/8UvQxufpU9NCGVhM8

Selasa, 27 Oktober 2020

ARTIKEL

 ARTIKEL

Carilah dan bacalah artikel mengenai Peran aktif Indonesia dalam perang dingin di internet atau buku sejarah atau LKS.

Pahami bacaan yang kalian baca!

Senin, 19 Oktober 2020

LATAR BELAKANG DAN BERAKHIRNYA PERANG DINGIN

 

LATAR BELAKANG DAN BERAKHIRNYA PERANG DINGIN




Perang dingin merupakan perang yang terjadi pasca perang dunia II antara Amerika Serikat dan Unisoviet. Perang ini juga dapat dikatakan sebagai periode terjadinya ketegangan politik antara blok barat dan blok timur yang tidak menimbulkan aksi militer secara langsung. Sebab itu, ketegangan ini lantas dipanggil sebagai perang dingin.

Perang dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet sendiri dimulai setelah keberhasilan Sekutu dalam mengalahkan Jerman Nazi di Perang Dunia II, yang kala itu hanya menyisakan Amerika Serikat dan Uni Soviet sebagai dua negara adidaya di dunia dengan perbedaan ideologi, ekonomi, dan militer yang besar. Uni Soviet, bersama dengan negara-negara di Eropa Timur yang didudukinya, membentuk Blok Timur. Sedangkan Amerika Serikat dan beberapa sekutunya menguasai blok Barat.

Beberapa negara memilih untuk memihak salah satu dari dua negara adidaya ini, sementara yang lainnya memilih untuk tetap netral dengan mendirikan Gerakan Non-Blok. Dimana Indonesia menjadi salah satunya.

Meski tak memunculkan aksi militer, namun perang dingin ini tak dimungkiri telah mengakibatkan ketegangan tinggi di dunia, yang pada akhirnya memicu sejumlah konflik militer regional. Diantara konflik tersebut adalah Blokade Berlin, Perang Korea, Krisis Suez, Krisis Berlin, Krisis Rudal Kuba, Perang Vietnam, Perang Yom Kippur, Perang Afganistan, dan penembakan Korean Air Penerbangan 007 oleh Soviet.


Faktor Penyebab Terjadinya Perang Dingin

Penyebab utama terjadinya perang dingin adalah adanya perbedaan paham atau Ideologi diantara kedua negara, dimana Amerika menganut paham Demokratis – Kapitalis, sementara Uni Soviet dengan paham Komunis – sosialis. Selain itu, perang dingin juga muncul karena keinginan kedua negara untuk berkuasa.


KLIK LINK SOAL DIBAWAH INI!

https://forms.gle/e7sVYxJ2sFVHHwSq5

Selasa, 22 September 2020

Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi dan dampaknya bagi kehidupan manusia

            

Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi dan dampaknya bagi kehidupan manusia



Perkembangan ilmu pengetahuan dari masa ke masa tak dimungkiri telah menimbulkan adanya perubahan yang signifikan pada perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Hal ini dapat dilihat dari dua masa, yaitu pada awal masa sejarah dan pada Era modern.

Perkembangan teknologi informasi pada masa prasejarah dimulai dari tahun 3000SM yang pada saat itu ditemukan tulisan untuk pertama kalinya oleh bangsa Sumeria. Sementara pada era modern perkembangan pertama teknologi informasi dimulai dengan adanya media cetak, yaitu surat kabar atau yang sering disebut dengan koran melalui media ini manusia mulai dengan lebih mudah mengakses bebagai informasi dari belahan dunia.

Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya.

Dampak positifnya tentu bisa mempercepat persebaran informasi secara akurat dan mutakhir, mempermudah komunikasi antar wilayah, pengembangan wawasan, sarana hiburan, media pertukaran data-data secara cepat dan efektif, dan yang lainnya.sedangkan dampak negatif yang dapat ditimbulkan seperti memudarnya nilai tradisional dalam masyarakat, semakin banyaknya pembajakan hasil karya, ataupun menguatnya sikap individualisme.

KLIK LINK DIBAWAH INI!

https://forms.gle/byg6VYFcmMUmnVeh7

Minggu, 06 September 2020

Perkembangan teknologi persenjataan dan dampaknya bagi kehidupan manusia

 

Perkembangan teknologi persenjataan dan dampaknya bagi kehidupan manusia

Majunya teknologi persenjataan adalah salah satu bentuk dari perkembangan IPTEK atau Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Pesatnya perkembangan membuat sarana-sarana dalam bidang pengetahuan dan teknologi semakin meningkat dan memudahkan aktifitas manusia sehari-hari. Dalam hal ini, teknologi persenjataan adalah hasil perbuatan dan pemikiran yang berkaitan dengan mesin-mesin yang digunakan untuk mengatasi masalah-masalah yang ada.

Beberapa contoh perkembangan di bidang militer dan teknologi persenjataan adalah sebagai berikut :

                 ·         Senjata api bermesin

                 ·         Kendaraan perang berupa Tank atau Panser

                 ·         Kapal Perang

                 ·         Kapal Selam

                 ·         Pesawat tempur

                 ·         Bom Atom

                 ·         Pemusnah masal Tenaga Nuklir

                 ·         Roket

Dampak Positif  Perkembangan Teknologi Persenjataan:

pesatnya perkembangan teknologi persenjataan menjadi nilai tambah pada awak militer pemerintah dan mempersenjatai mereka untuk dapat melindungi negara dengan optimal. Hal ini sangat penting, terutama apabila negara sedang mengalami konflik baik internal maupun eksternal. 

Dampak Negatif Perkembangan Teknologi Persenjataan:

Uji coba, berkembangnya kriminalitas, tercemarnya lingkungan, perubahan iklim dan rusaknya ekosistem

          

             KLIK LINK DIBAWAH INI!

           https://forms.gle/oVLob8jPPc28SxMZ6 


 

Selasa, 01 September 2020

Perkembangan Teknologi Luar Angkasa dan Dampaknya Bagi Manusia

 

Perkembangan Teknologi Luar Angkasa dan Dampaknya Bagi Manusia


Teknologi luar angkasa adalah teknologi yang digunakan untuk pergi ke, dan mengambil objek dari luar angkasa.

1.      Penambangan Asteroid

Adalah kemungkinan penambangan bahan baku dari asteroid dan planet minor lainnya, termasuk objek dekat bumi. Mineral dapat ditambang dari asteroid dan kemudian dibawa kebumi atau digunakan di angkasa sebagai bahan baku pembangunan luar angkasa.

2.      Penerbangan angkasa berawak

Misi luar angkasa berawak adalah penjelajahan angkasa dengan awak manusia. Misi luar angkasa berawak yang pertama adalah Vostok 1 yang diluncurkan pada 12 April 1961. Awaknya adalah Yuri Gagarin

3.      Satelit

Satelit merupakan sebuah benda di angkasa yang berputar mengikuti rotasi bumi. Satelit buatan manusia pertama adalah Sputnik 1, diluncurkan oleh Soviet pada tanggal 4 Oktober 1957. Indonesia memiliki satelit bernama satelit Palapa.

KLIK LINK DIBAWAH INI!

https://forms.gle/qZUn6fg731fSmK2V6

Senin, 24 Agustus 2020

KMB dan Sikap Belanda terhadap Kemerdekaan Indonesia

 

KMB dan Sikap Belanda terhadap Kemerdekaan Indonesia

Meskipun Indonesia telah mendapat pengakuan secara de facto dari banyak negara, seperti Mesir (22 Maret 1946); Lebanon (29 Juni 1947); Suriah (2 Juli 1947); Irak (16 Juli 1947); Arab Saudi (24 September 1947); Afganistan (23 November 1947); Birma (23 November 1947); Inggris (31 Maret 1947); Amerika Serikat (23 April 1947); Yaman (4 Mei 1948); dan Uni Soviet (5 Mei 1948).

Hasil KMB menjadi babak baru bagi sistem pemerintahan Indonesia. Indonesia menjadi negara federasi, menggunakan nama baru yakni Republik Indonesia Serikat (RIS).Sistem kepemimpinan dan pemerintahan di era RIS juga berubah. Pada masa ini Indonesia terbagi ke dalam beberapa negara-negara bagian. Oleh karena Sukarno menjadi Presiden RIS, maka dilantiklah Acting President (Pelaksana Tugas Presiden) untuk Negara Republik Indonesia (RI).

Tapi RIS tak berumur panjang. Beberapa negara bagian menolak pembentukan federal. Gerakan menuntut pembubaran negara-negara bagian menguat di berbagai daerah. Bukan hanya dari kalangan elite, tetapi juga di akar rumput.Dengan Keputusan Presiden RIS, beberapa negara akhirnya dibubarkan dan bergabung dalam Negara Republik Indonesia. 

Tanggal 27 Desember 1949 merupakan hari bersejarah bagi kita. Saat itu Indonesia resmi dapat pengakuan kedaulatan dari Belanda. Proses pengakuan yang cukup panjang, 4 tahun setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.Belanda sendiri baru mengakui Indonesia merdeka sesuai tanggal proklamasi 17 Agustus 1945 setelah 60 tahun kemudian.

Sebelum itu Belanda ngotot kalau kemerdekaan Indonesia itu baru terjadi pada 27 Desember 1949. Di mana ketika itu ditandai adanya penandatanganan penyerahan kedaulatan (soevereiniteitsoverdracht) di Istana Dam, Amsterdam.

Mengapa Belanda ngotot tak mau mengakui kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945? Ya karena ini sikap politis Belanda saat itu. Kalau mengakui kemerdekaan Indonesia terjadi setelah proklamasi 17 Agustus 1945, berarti Belanda sama saja membenarkan adanya tindakan ilegal pada politionele acties atau agresi militer yang terjadi 1945-1949.


KLIK LINK DIBAWAH INI UNTUK MENGERJAKAN SOAL!

https://forms.gle/LQXkZoYEFfhjaLLH9

Sabtu, 08 Agustus 2020

pengakuan australia terhadap RI

 

PENGAKUAN AUSTRALIA TERHADAP KEMERDEKAAN INDONESIA


 

Secara geografis, Indonesia sangat berdekatan dengan Australia, hal itulah yang membuat Australia ikut terlibat dalam menyuarakan dukungan kemerdekaan Indonesia. Salah satu bentuk dukungannya adalah peristiwa “Black Armada” yang terjadi pada 24 September 1945. Pada saat itu terjadi boikot besar-besaran terhadap kapal-kapal milik Belanda di Pelabuhan Brisbane, Sidney, Melbourne, dan Fremantle yang membawa persenjataan milik Belanda menuju Indonesia.

Kejadian tersebut didukung oleh Partai Buruh Australia yang pada saat itu menguasai pemerintahan Australia. Lalu apa akibat dari peristiwa Black Armada? Akibatnya sebanyak 400 armada kapal milik Belanda yang berlabuh di Australia tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Indonesia. Selain itu para pekerja di pelabuhan Sydney juga menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor diplomatik Belanda dan memasang spanduk bertuliskan “hands off Indonesia”.

Berbagai upaya yang dilakukan oleh Australia dalam mengakui kemerdekaan Indonesia mendapat pujian dari Sutan Sjahrir dalam pidatonya pada tahun 1945. Sjahrir menyatakan bahwa Austalia adalah “teman”. Kenapa? Karena melihat dari pengalaman kedua negara pada saat perang Pasifik melawan Jepang. Sutan Sjahrir juga berjanji jika Indonesia merdeka, maka Indonesia akan membantu kedaulatan Australia.

klik link dibawah ini untuk mengerjakan soal!

https://forms.gle/dt5RX4L2Kd6dxTV7A

Senin, 03 Agustus 2020

pengakuan india terhadap RI


PENGAKUAN INDIA TERHADAP KEMERDEKAAN INDONESIA



Pada tanggal 18 Mei 1946, secara resmi India merupakan salah satu Negara penting yang turut andil dalam mendukung kedaulatan Indonesia. Hubungan diplomatis antara India dengan Indonesia berawal pada krisis kelaparan yang terjadi di India pada saat itu. Pada tanggal 20 Agustus 1946, Indonesia mengirimkan bantuan kepada India, yaitu berupa pengiriman beras sebanyak 500.000 ton akibat penjajahan yang dilakukan oleh Inggris. Bantuan tersebut kemudian dibalas oleh India dengan cara dukungan penuh dan aktif terhadap isu-isu yang terjadi di Indonesia disaat India berada di forum PBB. Tentu hal itu terjadi setelah India mengumumkan kedaulatan negaranya sendiri pada 15 Agustus 1947, dua tahun setelah Indonesia merdeka. Lantas, apa saja yang mempengaruhi India dalam mendukung kemerdekaan Indonesia, berikut penjelasannya :

1.          Kesamaan nasib sebagai bangsa yang pernah dijajah

2.                  Hubungan kedua pimpinan Negara yang erat

3.                  Memiliki kebudayaan yang hamper sama

4.                  Mata uang dengan arti yang sama

5.                  Kekayaan akan rempah-rempah


KERJAKAN SOAL DI LINK BAWAH INI!